SELAMAT DATANG!!!!!

SILAKAN MEMBACA BLOG SAYA, KALAU ADA KEKURANGAN KASIH COMMENT DI SHOUTBOX YAAAA

Sabtu, 08 November 2008

RETIREMENT U-TURN XI

Banyak pemain pensiun memutuskan kembali. Kebanyakan gagal berprestasi.
Siapa saja mereka?

Dari posisi paling belakang terlebih dahulu :

GK : FABIEN BARTHEZ


Barthez pensuin pada 5 Oktober 2006. Dua bulan kemudian, dia kembali dan bergabung dengan Nantes. Namun, memutus kontraknya. Meski belum mengaku mundur, hingga saat ini statusnya masih pengagguran



RB : SIGGI JONSSSON


Cedera lutu memaksa Jonsson pensiun pada 1992. Usai sembuh, pemain asal Islandia ini kembali bermain. Haslinya lumayan, terutama sekitar 5 tahun kemudian,kala dia menjadi andalan di Dundee United. Jonsson sukses menjadi gelandang elegan Dundee selama beberapa musim.


CB : RICHARD GOUGH



Pada 2000,Gough mundur. Namun, supoerter Everton memintanya bermain. Gough tak tega. Dia merumput lagi setahun dan tampil bagus sebagai defender.



CB : LARRY LLYOD



Pada era 1980-an, Llyod dibekukan Wigan Athletic selama tiga tahun karena memaksa dimainkan. Tapi, di tahun terakhir,dia dimainkan. Sayang dia gagal tampil maksimal.


LB : KENNY SANSOM



Disia-siakan Watford pada 1994, Sansom gantung seaptu. Belakangan dia kembali bermain di klub non-liga, Chesrtsey Town. Sayang, usia yang sudah merambat 36 tahun kala itu, membuat Sansom gagal dalam usaha comeback-nya. Mantan pemain timnas Inggris ini kesulitan untuk tampil apik selama membela Chertsey dan hanya membela klub itu dalam hitungan bulan saja.


RB : GEORGE BEST


Beban berat sebagai kapten tim Manchester United dan merasa lingkungan di sekelilingnya tidak punya ambisi sama untuk meraih prestasi membaut mental George Best melemah. Minuman keras jadi pelampiasannya dalam melepas beban berat. Tak sanggup menahan beban, Mei 1972, Best mengumumkan pensuin dari sepak bola. Namun, di awal musim baru (1973-74) Best menyatakan tetap ingin bermian. Lebih dari 10 klub yang dibelanya usai membela Setan Merah, sebelum Best akhirnya benar-benar pensuin pada 1984.


CM : TEOFILO CUBILLAS



Cubillas pensuin pada 1984 di South Florida Sun. Rupanya dia masih "gatal" bermain. Mulai 1985 hingga 1987, Cubillas membela Allianza Lima. Sayang, selama dua tahun dia hanya tampil 17 kali saja.



CM : GORDON STRACHAN


Di musim 1996-97, Strachan pensuin sebanyak tiga kali ! Namun, karena dia berstatus player-manager, Strachan harus menarik ucapannya kala timnya butuh dirinya. Toh, tidak mudah. Dia hanya mampu tampil 10 kali.


LM : JIMMY GREENHOF


Greenhof mundur akibat cedera pada 1980. Namun, setelah sembuh, dia kembali. Pada Desember 1980, Greenhof bergabung dengan Crewe Alexandra. Sayang, dia tak kuasa mengembalikan ketajamannya setelah empat tahun tampil.


ST : DIEGO MARADONA


Tragei Piala Dunia 1994- terbukti menggunakan doping- membuat Maradona menjadi terhukum. Dia dikenai hukuma tam boleh main selama 15 bulan. Dengan usia yang sudah tak lagi muda kala itu,Maradona dianggap sudah hantung sepatu sebagai pemain. Dan, dia memang sudah menjalani karier pelatih di Deportivo Mandayu dan Racing Club di masa skorsing. Tapi, begitu usai masa hukuman, Maradona ternyata masih menyimpan hasrat untuk kembali bermain. Dia lalu menuntaskannya dengan kembali membela Boca Juniors pada 1995. Selama 2 musim, Maradona kembali membela Boca. Selama kurun waktu tersebut, Maradona bermain 30 kali dan gagal mempersembahakn tropi bagi Boca.


ST : ROGER MILLA


Saking lamanya masa bermain Roger Milla, eks striker timnas inggris Gary Lineker, sampai mempertanyakan kepastian usia pemain Kamerun itu. Lineker menyatakan hal itu kala melihat aksi gemilang Milla sudah berumur 38 tahun. Sebelumnya, Milla sudah dua kali mundur dari sepak bola- salah satunya pada 1987. Tapi panggilan timnas tak mampu ditolaknya. Empat tahun kemudian, Milla ikut membela Kamerun di Piala Dunia 1994 di AS.



Sumber : TABLOID SOCCER

Jumat, 17 Oktober 2008

RUNNER-UP MAN

Mana ada yg mau jadi peringkat dua dalam hidupnya? Apalagi di sepak bola. Terlebih kalau dia seorang pemain bintang. Namun, nasib buruk ini dialami oleh pemain sekaliber Ballack, bahkan Paolo Maldini. Beberapa nama tercatat pernah mengoleksi gelar runner-up cukup banyak.


Saya tampilkan dari yang paling sedikit dulu ya :



1. Michael Ballack



Kegagalan Jerman di Euro 2008 seolah menambah panjang daftar mimpi buruk Ballack ketika berlaga di partai final. Tahun 2008 menjadi tahun terburuknya. Sebelum gagal bersama Jerman, Ballack hanya bisa menjadi runner-up di Liga Champions,Premier Laague, dan Piala Liga di Chelsea.


Sebelumnya dia juga pernah terpuruk di tahun 2002. Di tahun itu, Ballack gagal meraih gelar Bundesliga 1,Liga Champions,DFB pokal bersama Bayer Leverkusen, dan gagal di Piala Dunia 2002 bersama Jerman.


Total gelar runner-up yang dikoleksi = 12 gelar.



2. Paul McStay



Pemain yang mirip Ballack dalam urusan runner-up ada di Skotlandia. Legenda Celtic dan timnas Skotlandia,Paul McStay juga mengoleksi gelar runner-up. Ironisnya, semua gelar itu diraih saat membela Celtic saja.


Rinciannya :
Liga Skotlandia : 1983,1984,1985,1987,1996,1997.
final Piala Skotlandia : 1984,1990
final Piala Liga Skotlandia : 1984,1987,1991,1995.
final Piala Rous : 1989. Kalah di final dari Inggris.



Jumlah koleksi gelar McStay = 13 gelar.




3. Sandy Jardine



Pemilik rekor berikutnya masih orang Skotlandia yang bernama Sandy Jardine.
Rincian gelarnya sebagai berikut :

Liga Skotlandia : 1967,1968,1969,1970,1973,1977,1979 (7 gelar)
Piala Skotlandia : 1977,180,1982 (3 gelar)

Gelar di atas hanya bersama Glasgow Celtic.

Selanjutnya bersama Hearts, rinciannya :

Divisi 1 Liga Skotlandia ; 1983
Premier League Skotlandia : 1986,1988
Piala Skotlandia : 1986.

Bonusnya :

Final British Home Championship 1975 kalah dari Inggris.


Total koleksi gelar Jardine = 15 gelar.



4. Paolo Maldini


Cukup mengejutkan ketika melihat pemilik gelar runner-up terbanyak adalah pemain legendaris Paolo Maldini. Toh, meski banyak jadi runner-up, Maldini masih lebih baik dari Ballack. Setidaknya, Maldini berhasil meraih Trophy Liga Champions dan Serie-A.

Rincian gelar Maldini sebagai berikut :

LIga Champions (3) : 1993,1995,2005.
World Club Cup (3) : 1993,1994,2003.
Coppa Italia (2) : 1990,1998.
Piala Super Italia (3) : 1996,1999,2003.
Piala Super Eropa (1) : 1993.
Serie-A (3) : 1990,1991,2005.
Piala Dunia : 1994
Piala Eropa : 2000.


Total gelarnya = 17 gelar.



Mungkinkan ada pemain yang lebih banyak koleksi gelarnya dari Maldini? Tunggu saja.


Sumber : tabloid Soccer.

KAMU DI KOTA MANA??

Sign by Danasoft - Myspace Layouts and Signs